Pontianak dan Konektivitas

by andi[thimbu] on June 27, 2010

Judul tulisan ini terinspirasi oleh tulisannya masĀ  Ivan Lanin, kalau ia dalam sebuah tulisan di blognya memberi judul Bandung dan Konektivitas, maka tulisan ini saya beri judulĀ  Pontianak dan Konektivitas :) .

Kali pertama saya hijrah ke kota ini. Rekan saya dalam perjalanan sempat bertanya padaku, apakah saya membawa modem nirkabel ?. Pertanyaan itu sedikit saya acuhkan, karena memang saya tidak mempersiapkan modem nirkabel untuk melakukan konektivitas internet sehari-hari. Toh, saya pikir bisa memanfaatkan koneksi internet di warnet.

Lama-kelamaan kebiasaan saya untuk terhubung dunia daring melalui warnet harus dipikir ulang. Karena membuat isi dompet saya sedikit terkuras. Apalagi kebiasaan saya untuk memasuki dunia daring bisa memakan waktu minimal 2 jam perharinya. Itu berarti saya harus menghabiskan dana minimal lima ribu rupiah. Dan bila dikalkulasikan selama sebulan, berarti saya harus mengeluarkan uang sebesar 150 ribu rupiah. Belum lagi ditambah dengan biaya minum dan mengunyah makanan ringan sewaktu menatap layar monitor komputer di warnet.

Akhirnya kebiasaan menyambangi warung internet itu saya coba hentikan. Dan saya memutuskan menyambangi warung makan dan warung kopi yang menyediakan koneksi wi-fi. Karena banyak warung yang menyediakan koneksi wi-fi disini. Walaupun untuk memanfaatkan koneksi wi-fi saya harus berbayar, meskipun ada yang gratis. Kalaupun berbayar, saya cukup membayar 3 ribu rupiah untuk memanfaatkan koneksi wi-fi selama mungkin. Tentu saja diluar pengeluaran saya untuk membeli makan dan minum. Dan biasanya saya memanfaatkan koneksi wi-fi sembari makan malam.

Koneksi wi-fi berbayar di warung-warung dirasa cukup cepat, seperti yang saya gunakan saat ini. Karena menurut pemilik warung makannya, tempat saya makan saat ini, mereka menggunakan jaringan telkomspeedy. Saya sendiri belum menemukan ISP selain telkomspeedy dikota ini.

Dan bila dibandingkan dengan jaringan internet seperti telkomselflash dan IM2, tentu saja saya lebih memilih berlama-lama di warung untuk memanfaatkan koneksi internet, bisa jadi karena saya tidak memiliki modem nirkabel :D .

Maka tak aneh, bila di malam hari warung kopi maupun kafe di Pontianak ramai dikunjungi orang sembari memandangi layar laptopnya.

One comment

[...] juga terkadang memanfaatkan akses wi-fi di warung kopi. Tapi aktifitas ini juga sudah jarang saya lakukan. Karena penyakit malas untuk pergi kemana-mana [...]

by Test bandwidth on 31/08/2010 at 10:33 am. Reply #

Leave your comment

Required.

Required. Not published.

If you have one.